Aceh Tenggara|Liputan24jam.com- Program MBG (Makan Bergizi Gratis) merupakan program nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025. Program ini bertujuan memberikan makanan bergizi gratis kepada anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di seluruh Indonesia guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Namun, kebijakan penghentian sementara pembagian MBG di SDN Mbarung selama bulan Ramadan menuai pertanyaan dari para wali murid.
Sejumlah wali murid mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Mereka mempertanyakan alasan pihak sekolah menghentikan program yang dinilai sangat membantu, khususnya untuk menambah asupan gizi anak saat berbuka puasa.
“Dengan adanya MBG, anak-anak kami bisa terbantu gizinya untuk berbuka. Kami berharap tetap dibagikan meskipun di bulan puasa,” ujar salah satu wali murid.
Di media sosial, bahkan ada komentar yang menyebut pihak sekolah tidak ingin repot atau merasa terbebani dengan pelaksanaan pembagian MBG selama Ramadan.
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pada Jumat (27/02), Kepala Sekolah SDN Mbarung membenarkan adanya penghentian sementara tersebut. Ia menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena kekhawatiran pembagian tidak berjalan efektif sesuai jadwal. Selain itu, sempat ada wali murid yang mendatangi rumah Wakil Kepala Sekolah untuk meminta pembagian MBG, sehingga pihak sekolah merasa perlu menata kembali mekanisme distribusinya.
“Memang sengaja kami hentikan sementara karena khawatir jadwal pembagian tidak sempat. Ada juga wali murid yang datang ke rumah wakil kepala sekolah meminta MBG dibagikan. Beberapa sekolah lain juga menolak MBG selama Ramadan,” jelasnya.
Pihak sekolah menyebutkan bahwa mereka telah mengusulkan kembali agar MBG dibagikan, dan insyaallah akan mulai disalurkan kembali pada Senin (30/02).
Sementara itu, para wali murid berharap agar pembagian MBG dapat segera direalisasikan kembali, mengingat program tersebut dinilai sangat membantu kebutuhan gizi anak-anak, khususnya selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
MS
