Oplus_131072
Liputan24jam. Kepulauan Meranti – Mahasiswa S-2 Universitas Langcang Kuning, Apen Taruna, mengalami insiden di PT National Sago Prima (PT NSP) pada Rabu, 11 Februari 2026. Apen Taruna masuk ke lokasi pabrik PT NSP tanpa mengikuti prosedur penelitian yang telah ditetapkan, sehingga perusahaan meminta dia untuk pulang dan melengkapi prosedur.
PT NSP telah melakukan kegiatan operasional di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau sejak 2009 dan selalu mendukung program pemerintah, seperti ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa. Perusahaan juga memfasilitasi kegiatan penelitian mahasiswa dengan syarat memenuhi prosedur yang ditetapkan.
Apen Taruna yang ingin melakukan penelitian tentang proses produksi tepung sagu, interview dengan staff pabrik, dan meminta pengisian kuesioner, tidak mengikuti prosedur yang proper. Saat akan pulang, Apen Taruna mendadak sakit dan dibawa ke klinik PT NSP untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Pihak PT NSP meminta Apen Taruna menghapus dokumentasi yang telah diambil saat di lokasi pabrik, dan pihak keluarga Apen Taruna dapat menjemputnya di Selatpanjang setelah diantarkan dari lokasi pabrik PT NSP.
Manajemen PT NSP menyatakan bahwa perusahaan masih tetap terbuka untuk menerima dan memfasilitasi kegiatan penelitian para mahasiswa dengan syarat memenuhi prosedur dan ketentuan yang ditetapkan perusahaan.***
Editor….zamri.
