ACEH TENGGARA|Liputan24jam.com – Kondisi toilet di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara menuai sorotan publik. Bangunan kantor yang terlihat megah itu dinilai tidak sebanding dengan fasilitas sanitasi yang justru terbengkalai dan terkesan tidak terawat.
Pantauan di lokasi, sejumlah toilet di lingkungan kantor tersebut mengeluarkan aroma tidak sedap dan dipenuhi sampah. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait pengelolaan kebersihan dan biaya perawatan fasilitas kantor yang bersumber dari anggaran pemerintah.
“Bangunannya besar, tapi toiletnya memprihatinkan. Ini kantor pelayanan publik, seharusnya kebersihan menjadi prioritas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.Rabu.20/05/26
Kondisi tersebut memunculkan dugaan lemahnya pengawasan internal terhadap pemeliharaan fasilitas di lingkungan dinas. Padahal, kantor pemerintah seharusnya menjadi contoh dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.
Saat dikonfirmasi terkait kondisi toilet yang dikeluhkan masyarakat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Julkifli, memilih bungkam. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui panggilan telepon maupun pesan WhatsApp tidak mendapat tanggapan.
Bahkan, saat awak media mencoba mendatangi kantor dinas untuk meminta klarifikasi secara langsung, Kadis Dikbud disebut selalu sedang rapat maupun berada di luar kantor.
Sikap tertutup tersebut justru memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Warga meminta adanya keterbukaan terkait anggaran pemeliharaan kantor, termasuk biaya kebersihan dan perawatan fasilitas toilet yang dinilai tidak berjalan maksimal.
“Kalau memang ada anggaran perawatan, ke mana penggunaannya? Jangan sampai fasilitas umum dibiarkan rusak dan kotor tanpa perhatian,” kata warga lainnya.
Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap kondisi fasilitas di kantor tersebut agar lingkungan kerja tetap bersih, sehat, dan layak digunakan pegawai maupun masyarakat yang datang mengurus keperluan administrasi.
MS
