Aceh Tenggara |Liputan24jam.com— Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Batu Mbulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, sangat memprihatinkan. Sejumlah ruang kelas dinilai sudah tidak layak digunakan, sehingga para wali murid meminta pemerintah daerah segera melakukan rehabilitasi Gedung demi kenyamanan dan keselamatan anak didik.
Bangunan sekolah yang telah dimakan usia itu tampak rusak parah. Mulai dari ruang belajar, kantor guru, hingga fasilitas penunjang lainnya dinilai tidak memenuhi standar kenyamanan belajar. Wali murid berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki kondisi tersebut.
Menanggapi keluhan masyarakat, awak media turun langsung ke lokasi dan melakukan konfirmasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN 2 Batu Mbulan, Sarinah, S.Pd. Ia membenarkan kondisi bangunan sekolah yang saat ini sudah sangat memprihatinkan.
“Beginilah kondisi sekolah kami. Bangunan sudah rapuh dan kotor, lantai masih seperti zaman dulu, kantor guru belum ada, bahkan fasilitas MCK juga belum tersedia,” ujar Sarinah dengan penuh harap.
Ia menjelaskan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima belum mencukupi untuk melakukan rehabilitasi menyeluruh. Dana tersebut selama ini hanya digunakan untuk kebutuhan pokok seperti pembelian buku dan perbaikan ringan secara bertahap.
“Dana BOS kami hanya cukup untuk kebutuhan belajar siswa dan renovasi kecil-kecilan. Jumlah murid di sekolah ini hanya 34 orang, sehingga anggaran yang diterima juga sangat terbatas,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan kondisi sekolah tersebut. Pasalnya, SDN 2 Batu Mbulan berada tidak jauh dari pusat Kota Kutacane.
“Sekolah ini dekat dengan pusat kota, tapi kondisinya masih sangat tertinggal. Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan nasib anak-anak kami,” ujarnya.
Pihak sekolah dan wali murid berharap pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tenggara segera merehabilitasi seluruh bangunan sekolah, baik ruang kelas maupun kantor guru, agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
MS
