Medan-Liputan24jam.com
Universitas Deztron Indonesia Medan Adakan Seminar di Aula Kampus yang di hadiri Dekan Fakultas Hukum Dan Sains Dr Ade Isyana Hairunnisa SE, Ak, M.Ak, sekaligus mewakili Rektor Univ. Deztron Indonesia serta Beberapa Dosen-Dosen Univ. Deztron Indonesia Dan Seluruh Mahasiswa Fakults Hukum, Sains, Managamen, dan Adkes di Jalan Perintis Kemeedekaan No 9 Medan Sumatera Utara Pada Hari Sabtu, 06 Desember 2025 di mulai dari Pukul.08.00 Wib hingga selesai.
Kepala BPSDM Prov.Sumatera Utara menugaskan Nunung Sri Wahyuni SE, M.Ak yang menjabat sebagai Widyaiswara Ahli Muda sebagai pemateri dengan Tema “Generasi Z Dan Tantangan Dunia Kerja Global”. Dalam paparannya, Nunung Sri Wahyuni menyampaikan bahwa Generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi motor perubahan, namun tetap harus mempersiapkan diri menghadapi dinamika global yang ditandai oleh digitalisasi, otomatisasi, dan kompetisi lintas negara. “Skill akan membawa kalian masuk ke dunia kerja, tapi karakterlah yang akan membuat kalian tetap bertahan di sana,” tegasnya.

Di tengah derasnya globalisasi informasi, banyak nilai yang terkikis: budaya membaca melemah, fokus menjadi pendek, kedalaman berpikir tergantikan oleh AI dan kecepatan scroll. Inilah tantangan besar yang harus dihadapi Generasi Z—bukan hanya bersaing dengan dunia, tetapi bersaing dengan arus informasi yang mencoba membentuk mereka tanpa kendali.
Di sinilah pendidikan memainkan peran yang tidak tergantikan.
Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk menghadapi gempuran globalisasi informasi.
Bukan hanya pendidikan formal di bangku kuliah, tetapi juga pendidikan karakter, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta pendidikan untuk memahami dan mengelola diri sendiri. Pendidikan adalah benteng yang menjaga generasi ini tetap teguh di tengah badai informasi.
Pendidikan adalah kompas yang menuntun GenZ dalam mengambil keputusan dan menjadi jembatan yang menghubungkan dengan peluang global yang begitu luas.
Saat di tanyai apa langkah BPSDM Sumut untuk mengintervensi penguatan karakter softskill pada GenZ, Nunung menyampaikan bahwa BPSDM tidak hanya hadir sebagai lembaga pelatihan, tetapi sebagai pusat transformasi pembelajaran yang berkomitmen melahirkan SDM berdaya saing tinggi, termasuk dalam menjembatani kebutuhan belajar generasi muda yang hidup di era digital. Hal ini selaras dengan visi misi Gubernur Sumatera Utara dalam hal Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
( Redaksi )
