Aceh Tenggara–Liputan24jam.com
Kondisi sejumlah ruas jalan di pusat Kota Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, dikeluhkan warga karena dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Salah satu titik yang menjadi sorotan berada di Jalan Pasar Belakang (Pasbel), tepatnya di persimpangan samping Masjid Agung At-Taqwa Kutacane. Jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga lubang yang terdapat di badan jalan dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Selain membahayakan pengendara, warga juga mengaku akses menuju Masjid Agung At-Taqwa menjadi kurang nyaman akibat kondisi jalan yang rusak.
“Setiap hari ramai dilalui kendaraan. Kalau tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan, apalagi saat malam hari atau ketika hujan,” ujar salah seorang warga.
Warga menilai masih banyak ruas jalan berlubang di pusat ibu kota Kabupaten Aceh Tenggara.
Mereka berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan dan meningkatkan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur jalan.
Tidak hanya di kawasan Pasar Belakang, kerusakan juga terlihat di sejumlah persimpangan jalan di pusat kota yang dikenal masyarakat sebagai kawasan lampu merah. Lubang-lubang pada badan jalan dinilai semakin parah dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Salah seorang warga, Pani Akbar, turut mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, pemerintah terkesan lamban merespons kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama.
“Kami berharap pemerintah daerah tidak menutup mata. Dinas terkait harus segera turun ke lapangan dan memperbaiki jalan yang rusak sebelum menimbulkan korban kecelakaan,” kata Pani Akbar.
Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan perbaikan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan di pusat Kota Kutacane.
MS
