ACEH TENGGARA |Liputan24jam.com
Antusiasme masyarakat terhadap Kejuaraan Grasstrack dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 semakin terlihat. Sejumlah calon peserta yang mengikuti sesi latihan di Lapangan Kumbang Indah, Kecamatan Badar, tampak menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan ratusan penonton yang memadati area lintasan.
Kejuaraan Grasstrack Polres Aceh Tenggara dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 5 Juli 2026 di Desa Kumbang Indah, Kecamatan Badar. Meski pelaksanaan resmi masih beberapa hari lagi, suasana kompetisi sudah mulai terasa dengan tingginya antusiasme para pembalap dan masyarakat yang hadir menyaksikan latihan.
Ketua Panitia, Jery Irfan, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat.
“Dengan semangat Bhayangkara, Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.Rabu 24/06
Adapun kelas yang akan diperlombakan dalam kejuaraan tersebut meliputi:
Trail Standar 155cc (Lokal Aceh)
Trail dan Sport 250cc (Lokal Aceh)
Bebek 4 Langkah Modifikasi 125cc (Lokal Aceh)
Bebek Modifikasi Campuran (Lokal Aceh)
RBT (Lokal Aceh)
Trail Standar 155cc (Khusus Antar Sat dan Polsek)
Trail Standar 155cc (Khusus Personel Polres Aceh Tenggara)
Kelas Ekshibisi Usia 40 Tahun ke Atas
Salah seorang calon peserta, Asra Desky, mengaku sangat bersemangat menyambut kejuaraan tersebut. Pembalap dengan nomor punggung 77 itu optimistis dapat meraih hasil terbaik melalui latihan yang terus dilakukan.
“Saya akan terus giat berlatih demi meraih juara nantinya. Saya juga akan selalu menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding di lapangan. Terima kasih kepada Polres Aceh Tenggara yang telah mengadakan event ini,” ungkapnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Kejuaraan Grasstrack Polres Aceh Tenggara diharapkan menjadi ajang olahraga otomotif yang meriah sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.
Maulana Syahgari
