Aceh Tenggara – Liputan24jam. Com
Kondisi SMP Negeri 1 Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi sorotan setelah sejumlah fasilitas sekolah dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi siswa dalam menjalani proses belajar mengajar, kini terlihat membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lokasi, berbagai fasilitas sekolah tampak dalam kondisi rusak. Sejumlah mobiler seperti meja dan kursi siswa mengalami kerusakan, plafon beberapa ruangan terlihat jebol, serta banyak jendela kaca yang pecah. Selain itu, pagar sekolah dan bangunan utama tampak kusam dan kurang terawat.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak terkait pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang selama ini menjadi salah satu sumber pendanaan untuk mendukung operasional sekolah, termasuk pemeliharaan dan perawatan ringan sarana serta prasarana pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat melakukan konfirmasi di sekolah, awak media berupaya meminta penjelasan dari Kepala SMP Negeri 1 Ketambe, Dewi Mayasari, terkait kondisi fasilitas yang rusak. Namun, menurut keterangan awak media, respons yang diberikan dinilai kurang memberikan penjelasan yang memadai mengenai persoalan yang dipertanyakan.
Sejumlah pihak berharap Dinas Pendidikan Aceh Tenggara dapat melakukan evaluasi dan peninjauan langsung terhadap kondisi sekolah tersebut. Tujuannya agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman serta memastikan seluruh anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan sekolah digunakan sesuai peruntukannya.
Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi kerusakan fasilitas maupun penggunaan anggaran pemeliharaan sekolah yang menjadi sorotan masyarakat.
Maulana Syahgari
