Aceh Tenggara|Liputan24jam.com— Kondisi memprihatinkan terlihat jelas di SDN 1 Lawe Sigala-Gala. Di tengah jumlah siswa yang mencapai sekitar 140 orang, para murid justru harus menjalani aktivitas belajar di bangunan sekolah yang jauh dari kata layak.
Berdasarkan laporan masyarakat, awak media turun langsung ke lokasi dan mendapati kondisi fisik sekolah yang sangat memprihatinkan. Dinding bangunan tampak kusam, sejumlah kaca jendela pecah, serta plafon di beberapa ruang kelas terlihat bolong dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Saat berada di lokasi, awak media sempat berbincang dengan salah seorang guru. Ia membenarkan bahwa jumlah siswa di sekolah tersebut berkisar 140 orang. Namun, ketika hendak melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada kepala sekolah, yang bersangkutan tidak berada di tempat.
“Pak Kepsek sedang rapat di kantor dinas, saat ini masih berstatus PJ (Penjabat),” ujar guru tersebut singkat.
Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Warga sekitar menilai tidak terlihat adanya upaya perawatan rutin terhadap bangunan sekolah, seperti pengecatan maupun perbaikan fasilitas yang rusak.
“Sudah lama tidak ada perbaikan. Padahal setiap tahun ada Dana BOS. Kami jadi bertanya-tanya, sebenarnya digunakan untuk apa saja dana itu?” ungkap salah seorang warga dengan nada heran.
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejatinya diperuntukkan untuk mendukung operasional sekolah, termasuk pemeliharaan sarana dan prasarana. Namun, kondisi SDN 1 Lawe Sigala-Gala yang jauh dari standar kelayakan justru menimbulkan dugaan adanya ketidakterbukaan dalam pengelolaan anggaran tersebut.
Warga pun mendesak pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Aceh Tenggara dan aparat penegak hukum, untuk turun tangan melakukan audit serta memastikan transparansi penggunaan Dana BOS di sekolah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepala sekolah belum berhasil dikonfirmasi secara langsung. Masyarakat berharap ada langkah cepat dan tegas agar para siswa bisa mendapatkan hak mereka untuk belajar di lingkungan yang aman dan layak.
MS
