Langkat|Liputan24jam.com – Diduga hendak melakukan pencurian ternak lembu milik warga Dusun Kampung Antara, Desa Adi Tengah, Kecamatan Salapian, sepasang kekasih terpaksa menghentikan pelariannya setelah mobil Toyota Fortuner warna hitam yang mereka kendarai terjun ke dalam parit pada Jumat (12/06/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi kedua terduga pelaku diketahui oleh warga setempat. Menyadari keberadaannya diketahui, keduanya diduga langsung melarikan diri menggunakan mobil menuju arah Kecamatan Sei Bingai.
Warga kemudian melakukan pengejaran hingga ke Dusun Deleng Pucuk, Desa Rumah Galoh, Kecamatan Sei Bingai. Dalam pelarian tersebut, mobil yang dikendarai kedua terduga pelaku diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjungkal masuk ke dalam parit.
Salah seorang warga Dusun Deleng Pucuk, Benar Perangin-angin, mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah mobil yang dikejar warga mengalami kecelakaan.
“Saya mengetahui saat warga dari Dusun Kampung Antara mengejar mobil tersebut hingga akhirnya masuk ke dalam parit di Dusun Deleng Pucuk. Dari informasi yang saya dengar, terduga pelaku mengaku berasal dari Kecamatan Sirapit, bahkan sempat mengaku memiliki hubungan keluarga dengan seorang oknum ketua,” ujar Benar Perangin-angin.
Usai mobil terjungkal, kedua terduga pelaku sempat menjadi sasaran kemarahan warga yang telah melakukan pengejaran. Terduga pelaku pria disebut hanya menunduk dan tidak memberikan jawaban saat ditanyai warga di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Sei Bingai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, mobil yang mereka kendarai masih berada di lokasi kejadian dan belum dapat dievakuasi karena mengalami kerusakan akibat diamuk massa.
Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun dugaan tindak pidana yang terjadi. Kasus tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
(Redaksi)
