Medan | Liputan24jam.com – Semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan mewarnai kegiatan Buka Puasa Bersama Universitas Deztron Indonesia yang digelar di Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara, Jumat (7/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Doa dan Cinta untuk Aceh – Ramadhan sebagai Momentum Kebangkitan di Tengah Musibah” ini tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial di tengah berbagai ujian yang dihadapi masyarakat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Deztron Indonesia, Prof. Adjunct Dr. Marniati, SE., M.Kes, bersama jajaran akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai kalangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah, doa bersama, serta penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim.

Momentum ini sekaligus menjadi buka puasa bersama pertama sejak berdirinya Universitas Deztron Indonesia, yang saat ini masih tergolong sebagai perguruan tinggi baru.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Deztron Indonesia Prof. Adjunct Dr. Marniati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kebersamaan di bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan silaturahmi di lingkungan kampus.
“Syukur Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyelenggarakan buka puasa bersama untuk pertama kalinya sejak berdirinya Universitas Deztron Indonesia. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat silaturahmi keluarga besar universitas, baik pimpinan, dosen, mahasiswa maupun masyarakat,” ujar Prof. Marniati.
Ia juga menekankan bahwa Ramadhan harus dimaknai lebih dari sekadar ritual ibadah, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang sedang menghadapi musibah.

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, serta doa bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi ujian,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Prof. Marniati juga mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan masyarakat Aceh yang tengah menghadapi berbagai musibah.
“Kami memohon doa dari seluruh hadirin agar saudara-saudara kita di Aceh yang sedang menghadapi cobaan diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Universitas Deztron Indonesia di bulan Ramadhan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Mahasiswa, dosen, dan para tamu undangan terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara mulai dari tausiyah, doa bersama hingga berbuka puasa.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan peduli terhadap persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Melalui semangat Ramadhan, Universitas Deztron Indonesia berharap kegiatan ini dapat menjadi penguat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
(Redaksi)
