Batu Bara, Liputan24jam.com
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0208/Asahan resmi ditutup. Penutupan ditandai dengan upacara khidmat di lapangan Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan tersebut diikuti jajaran prajurit TNI, Polri, unsur pemerintah daerah, kalangan pelajar, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang dibacakan Danrem 022/PT Kolonel Inf. Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., Kasad menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas TMMD. Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, masyarakat Desa Kapal Merah Kecamatan Nibung Hangus, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan program ini.
”TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di pedesaan, daerah tertinggal, terpencil, maupun terisolasi. Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat guna memperkuat pertahanan negara,” ujar Danrem membacakan amanat Kasad.
Sentuh Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Nonfisik
Kasad menekankan bahwa agenda rutin TMMD tidak hanya berfokus pada sasaran infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pada sasaran fisik, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan sukses menyelesaikan sejumlah fasilitas vital, antara lain:
Pembangunan turap penahan tanah
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
Rehabilitasi tempat ibadah (musala)
Pembangunan fasilitas MCK
Pembuatan sumur bor air bersih
Sementara itu, sasaran nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum, pelayanan kesehatan, penanganan stunting, penyuluhan pertanian, hingga peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Melalui edukasi kebangsaan, masyarakat diimbau untuk terus menanamkan rasa cinta tanah air, saling mendukung, dan aktif membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan secara berkelanjutan.
Perkokoh Kemanunggalan dan Kemandirian Ekonomi
Lebih lanjut, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari tuntasnya target fisik, melainkan seberapa besar hasil tersebut mampu merawat kemanunggalan TNI-Rakyat, membangun kemandirian, dan memberikan dampak jangka panjang.
Budaya gotong royong serta semangat kebersamaan antara prajurit Satgas TMMD Kodim 0208/Asahan dan masyarakat diharapkan terus dipelihara sebagai modal utama persatuan bangsa. Selain itu, program ini diarahkan untuk menjawab tantangan ketahanan serta kemandirian ekonomi warga setempat. Oleh sebab itu, pemda dan masyarakat memiliki peran penting untuk merawat serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.
Capaian Tuntas Tepat Sasaran
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129 yang juga Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 14 Juli hingga 13 Agustus 2026 telah rampung 100 persen dan tepat sasaran bagi kepentingan masyarakat luas.
”Capaian 100 persen ini diharapkan memberikan manfaat nyata, mendongkrak aksesibilitas, serta memajukan perekonomian dan kesejahteraan warga,” tegas Letkol Inf Edy Syahputra.
Hal senada diungkapkan Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian. Ia menegaskan bahwa suksesnya seluruh sasaran TMMD Ke-129 menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan roda pembangunan yang berawal dari kawasan pedesaan.
(Boys-3)
