Oplus_131072
TEBING TINGGI BARAT, LIPUTAN24JAM– UPT Puskesmas Alai bergerak cepat membagikan masker secara massal sekaligus sosialisasi bahaya paparan asap di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (9/10/2026).
Langkah proaktif di bawah pimpinan Kepala Puskesmas Alai, dr. Moses, ini sebagai upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.
Pembagian masker dilakukan petugas di sejumlah titik strategis, mulai dari lingkungan puskesmas, persimpangan jalan, hingga kawasan pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas warga.
Tak hanya di ruang terbuka, edukasi juga dilakukan di dalam ruangan. Petugas memberikan pemahaman tentang bahaya paparan asap, pentingnya perlindungan pernapasan, dan langkah pencegahan.
Untuk menjangkau permukiman, Puskesmas Alai juga menyalurkan masker ke desa-desa melalui bidan desa.
Kepala UPT Puskesmas Alai, dr. Moses, menegaskan kesehatan masyarakat adalah prioritas.
Bagi kami, kesehatan masyarakat adalah prioritas yang harus dijaga bersama. Karena itu kami bergerak cepat turun langsung ke lapangan, membagikan masker sekaligus memberikan pemahaman mengenai bahaya paparan asap,” ujar dr. Moses.
Ia berharap warga tidak hanya memakai masker, tetapi juga mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara buruk dan segera memeriksakan diri jika mengalami batuk memburuk atau sesak napas.
Kami akan terus mendorong upaya promotif dan preventif. Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi membutuhkan partisipasi kita semua,” tambahnya.
Gerak cepat Puskesmas Alai mendapat apresiasi dari pemuda Desa Alai, Miswan MP. Ia menilai pembagian masker hingga ke desa merupakan bentuk kepedulian nyata.
Kami berterima kasih kepada dr. Moses dan jajaran yang telah bergerak cepat. Masyarakat tidak hanya butuh informasi, tetapi juga tindakan nyata untuk menjaga kesehatan,” ungkap Miswan.
Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan sinergi antara puskesmas, bidan desa, pemuda dan masyarakat semakin kuat.
Diketahui, paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata, batuk, gangguan pernapasan, dan memperburuk penyakit pernapasan. Warga diimbau menggunakan masker yang sesuai dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas. ***Zamri ***
