Tapanuli Tengah – Upaya pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan penghubung dari Kelurahan Tapian Nauli II menuju Desa Rampa, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, kembali dilanjutkan pada Minggu (07/12/2025). Kegiatan hari ke-4 ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.
Pembersihan tanah dan material longsor tersebut dilakukan pada total tujuh titik longsor serta satu titik jalan yang amblas dan memakan separuh badan jalan. Hingga hari ini, petugas melaporkan dua titik telah selesai dibersihkan, sementara enam titik lainnya masih dalam proses pengerjaan. Kondisi jalan utama penghubung Poriaha-Rampa pun masih belum bisa dilalui kendaraan bermotor karena material tanah belum seluruhnya berhasil dievakuasi.
Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Pj. Kepala Desa Tapian Nauli III, Roslia Hutagalung, bersama personel TNI dari Koramil 05/Kolang, masing-masing Serka A. Simbolon dan Sertu H. Nainggolan. Selain itu, pihak perusahaan PT. Mujur Timber menurunkan lima orang tenaga kerja serta dua operator alat berat dibantu tiga mekanik untuk mempercepat proses pembersihan.
Untuk mengerjakan lokasi terdampak, digunakan dua unit alat berat milik PT. Mujur Timber berupa satu unit loader kepiting dan satu unit excavator. Proses pembersihan juga mendapat dukungan tambahan satu unit alat berat excavator dari PT. HKI Medan yang tiba sore hari pada pukul 16.00 WIB dan akan mulai beroperasi besok pagi.
Berdasarkan laporan terakhir, kegiatan pembersihan hari ini selesai sekitar pukul 18.00 WIB dalam keadaan aman. Seluruh tim berharap percepatan penanganan dapat segera membuka kembali akses transportasi bagi masyarakat yang selama beberapa hari terisolasi akibat tertutup material longsor.
Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan pihak perusahaan akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan akses jalan kembali normal demi mendukung aktivitas warga sekitar.
(Tim Red-)
