Aceh Tenggara -Liputan24jam.com
Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, diduga semakin meresahkan masyarakat. Sejumlah warga mengaku khawatir dengan dugaan aktivitas peredaran narkoba yang disebut terjadi di beberapa desa dalam wilayah tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya dua desa disebut warga sebagai wilayah yang diduga memiliki aktivitas peredaran narkoba cukup mengkhawatirkan, yakni Desa Kampung Karo dan Desa Perbunga.
Padahal, Kecamatan Babul Makmur memiliki 21 desa. Namun, dari informasi masyarakat, dua desa tersebut disebut menjadi titik yang perlu mendapat perhatian serius aparat penegak hukum (APH).
Warga mengaku aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika tersebut telah menimbulkan keresahan. Bahkan, ada warga yang menilai penanganan terhadap dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut belum terlihat maksimal.
Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku melihat adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba di wilayah hukum Kecamatan Babul Makmur.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat merasa resah dan berharap aparat segera melakukan penyelidikan secara serius. Warga juga meminta agar identitas masyarakat yang memberikan informasi kepada aparat dapat dijaga demi keamanan.
Sementara itu, Kapolsek Babul Makmur,, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.
“Akan kita lidik dan tindak lanjuti. Kalau memang ada info, mohon bantuannya,” jelas Kapolsek.
Kapolsek juga meminta masyarakat yang mengetahui adanya dugaan aktivitas narkotika agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Kalau memang ada warga yang mengetahui info tersebut, tolong sampaikan agar menghubungi Kapolsek langsung agar segera dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Dengan adanya informasi dan keresahan masyarakat tersebut, warga berharap jajaran Polsek Babul Makmur bersama Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Masyarakat juga meminta agar dugaan aktivitas narkoba tidak dibiarkan berkembang karena dapat berdampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
MS
