Langkat | Liputan24jam.com
Aliansi Mahasiswa Pemuda Langkat Satu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (5/12/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Bupati Langkat, Syah Afandin, SH, untuk mencopot Camat Sei Bingai, Thomas Sitepu.
Desakan itu muncul karena Camat Sei Bingai dinilai tidak responsif dan diduga melakukan pembiaran terhadap masih beroperasinya tempat hiburan malam (diskotik) Bluenight—sebelumnya bernama BlueStar—yang berada di Desa Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai.
Mahasiswa mengungkapkan, upaya konfirmasi kepada Camat Sei Bingai melalui pesan WhatsApp tidak mendapat tanggapan sama sekali. Sikap tersebut memicu dugaan bahwa camat menutup mata terhadap aktivitas diskotik yang dinilai meresahkan masyarakat.
Dalam orasinya, massa aksi menyebut keberadaan Diskotik Bluenight berpotensi merusak moral dan masa depan generasi muda, serta diduga rawan menjadi lokasi peredaran narkoba dan aktivitas negatif lainnya. Mahasiswa juga menyoroti dugaan adanya hubungan tidak sehat antara pengelola diskotik dengan oknum pejabat setempat, sehingga tempat hiburan malam tersebut tetap beroperasi.
Padahal sebelumnya, diskotik itu sempat ditertibkan dan dirubuhkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama unsur Forkopimda Sumut. Namun, berdasarkan pantauan mahasiswa, dalam beberapa hari terakhir Bluenight kembali beroperasi.
Aksi mahasiswa diterima oleh Kepala Dinas PUPR Langkat, Azmi, karena Bupati Langkat sedang menjalankan tugas luar daerah. Meski demikian, mahasiswa diberi kesempatan menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Bupati melalui panggilan video WhatsApp.
Dalam percakapan tersebut, Syah Afandin, SH, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Langkat untuk menutup tempat hiburan malam Bluenight.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga pemerintah daerah mengambil tindakan tegas demi menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat Kabupaten Langkat.
(Redaksi)
