LANGKAT | Liputan24jam.com – Sebanyak kurang lebih 20 batang kayu bahan bangunan dengan berbagai ukuran diduga hilang dicuri dari tempat penyimpanannya di Dusun Bandar Meriah, Desa Namo Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Senin malam (27/9/2026).
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam hari. Di lokasi, ditemukan sejumlah jejak kaki yang mengarah ke area tanaman jagung milik warga. Jejak tersebut memunculkan dugaan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang.
US bersama istrinya, LG, selaku pengurus makam sekaligus pemilik tanaman jagung di sekitar lokasi, menyampaikan dugaan sementara mengenai arah pemindahan kayu yang hilang tersebut.

Menurut keterangan mereka, kayu diduga dibawa menuju salah satu lokasi yang disinyalir menjadi tempat perjudian tembak ikan, tepatnya di antara Dusun Bandar Meriah dan Dusun Kutambaru.
Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan jejak kaki di sekitar tanaman jagung yang mengarah ke lokasi tersebut. Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan kebenarannya.
US mengaku telah melakukan penelusuran ke sejumlah lokasi yang dicurigai sebagai tempat keberadaan kayu tersebut. Namun, hingga penelusuran dilakukan, ia belum menemukan kayu yang diduga hilang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya kayu tersebut maupun ke mana kayu itu dibawa.
Dugaan pencurian ini masih memerlukan penelusuran lebih lanjut. Apabila terdapat laporan resmi kepada pihak kepolisian, diharapkan aparat dapat melakukan penyelidikan guna mengungkap peristiwa tersebut.
Liputan24jam.com akan terus berupaya menghimpun informasi dan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan perkembangan kasus ini.
