MEDAN|Liputan24jam.com – Rektor Universitas Detron Indonesia (UDI) secara resmi melepas Satuan Tugas (Satgas) Kebencanaan dan Mahasiswa KKN Tematik Internasional lintas fakultas untuk misi kemanusiaan di Aceh. Program ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama strategis antara UDI dan Faizuddin Centre of Educational Excellence (FCoEE) – MAIPs Malaysia periode 2025–2026.
Dalam sambutannya, Rektor UDI menegaskan bahwa pergerakan Satgas ini didasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 361/M/KEP/2025 mengenai Indikator Dampak Perguruan Tinggi. Misi ini mengintegrasikan kepakaran multidisiplin dari tiga fakultas utama, yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sosial Sains dan Hukum, serta Fakultas Teknologi dan Bisnis.
”Ini adalah bukti nyata komitmen UDI dalam mewujudkan internasionalisasi yang berorientasi pada dampak sosial (impactful internationalization). Program ini berkontribusi langsung pada pencapaian Indikator Kinerja Utama universitas, mencakup IKU 2 lewat pengalaman luar kampus mahasiswa, IKU 3 melalui pengabdian masyarakat oleh dosen, dan IKU 6 melalui kemitraan prodi dengan institusi kelas dunia,” jelas Rektor.
Program kolaboratif berskema matching-fund senilai total Rp325.000.000,- ini menyasar pemulihan pascabencana yang holistik. Di lapangan, mahasiswa KKN Tematik bersama para dosen pakar mengawal operasional 10 unit Tenda Sekolah Darurat bebas banjir, menyalurkan Kid’s Trauma Healing Kit, mengelola posko kesehatan, hingga memberikan workshop manajemen keuangan darurat dan digitalisasi pemasaran bagi 20 UMKM binaan.
Melalui tata pamong yang akuntabel mengacu pada SOP Mitigasi Kebencanaan Global, seluruh luaran program ini juga sukses dihilirisasi ke dalam tiga publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA serta pembuatan video dokumenter.
( Redaksi )
